Rabu, 03 November 2010

Profil Kecamatan Ibun


VISI DAN MISI

1. Visi

Visi merupakan pandangan jauh kedepan, kemana dan bagaimana Instansi Pemerintah harus dibawa dan berkarya agar konsisten dan dapat Eksis, Antipatif, Inopatif, serta Produktif. Visi tidak lain adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan berisikan Cita dan Citra yang ringan diwujudkan olah Instansi Pemerintah dengan mengacu kepada batasan tersebut, berdasarkan Visi Kabupaten Bandung dengan memperhatikan Potensi, Pemasalahan dan Peluang serta Dinamika yang berkembang yang ada di Kecamatan Ibun, Viisi yang kami kedepankan adalah :

MENSUKSESKAN IMPLEMENTASI PELIMPAHAN KEWENANGAN BUPATI KEPADA CAMAT DI KECAMATAN IBUN MENUJU MASYARAKAT YANG REPEH RAPIH KERTARAHARJA.

  1. Misi

Adapun untuk mewujudkan Visi diatas, dirumuskanMisi sebagai berikut :

v MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN KECAMATAN IBUN YANG BAIK, BERSIH DAN BERKEADILAN.

v MEMELIHARA KECAMATAN IBUN YANG AMAN, TERTIB, DAMAI DAN DINAMIS.

v MEMELIHARA KESEIMBANGAN LINGKUNGAN DAN PEMBANGUNAN KECAMATAN IBUN YANG BERKELANJUTAN.

v MEMBERDAYAKAN DAN MENINGKATKAN KUALITAS SDM KECAMATAN IBUN BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA.

v MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN YANG PARTISIPATIF.

v MELESTARIKAN DAN MENGGALI SERTA MENGEMBANGKAN BUDAYA SUNDA.

Keterkaitan Visi dan Misi dengan Rencana Kerja pada tahun direncanakan merupakan bagian dari upaya kegiatan pencapaian Misi guna terwujudnya Visi Kecamatan Ibun dimaksud.

Kondisi Umum

Bahwa sejak diberlakukannya secara efektif Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 maka pembentukan Kecamatan dan Struktur Organisasi Pemerintahan Daerah di Kabupaten Bandung telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2006 tentang struktur organisasi struktur organisasi perangkat daerah Kabupatren Bandung. Sehingga dengan demikian Kecamatan Ibun secara yuridis fomil keberadaannya telah dibentuk bersamaan dengan ditetapkannya Peraturan daerah tersebut.

Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah merupakan pengganti Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 bahwa Kecamatan merupakan Perangkat Daerah yang dipimpin oleh Kepala Kecamatan yang disebut Camat yang diangkat oleh Bupati / Walikota dan bertanggungjawab kepada Bupati atau Walikota, sedangkan pembentukan Kecamatan sendiri ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Kondisi geografis

Kecamatran Ibun sebagai salah satu Kecamatan dari 30 Kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Bandung, secara topografis merupakan Daerah relative datar yang meimiliki ketinggian 700 m diatas permukaan laut dengan curah hujan rata-rata 781 mm/tahun dengan suhu udara minimal 21 C.

Sebagai salah satu daerah industri tekstil yang berada diwilayah Bandung selatan, Kecamatan Ibun memiliki jarak orbitrasi dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung 35 Km dan dari Pusat Pemerintahan Propinsi Jawa Barat berjarak 45 Km.

Luas Wilayah Kecamatan Ibun adalah 6.630.273 Ha yang terdiri dari 1.230.135 Ha merupakan areal sawah dan 3.642.452 Ha merupakan tanah darat dan 1.757.650 Ha merupakan areal hutan, dari luas tersebut Wilayah Kecamatan Ibun terbagi habis dalam 12 Desa.

Secara Administrasi Kecamatan Ibun memiliki batas-batas sebagai berikut :

o Sebelah Utara : Kecamatan Majalaya

o Sebelah Timur : Kecamatan Paseh

o Sebelah Selatan : Kabupaten Garut

o Sebelah Barat : Kecamatan Pacet

Kondisi Demografi

Adapun Wilayah Kerja Kecamatan Ibun sebagai Perangkat Daerah meliputi 12 Desa yang terdiri dari :

1. Desa Ibun

2. Desa Laksana

3. Desa Mekarwangi

4. Desa Sudi

5. Desa Talun

6. Desa Tanggulun

7. Desa Lampegan

8. Desa Cibeet

9. Desa Karyalaksana

10. Desa Pangguh

11. Desa Dukuh

12. Desa Neglasari

Dari 12 Desa tersebut terdiri dari 39 Dusun 132 RW dan 369 RT

Jumlah Penduduk Kecamatan Ibun sampai dengan akhir 2009 tercatat sebanyak 75.462 orang, terdiri dari 37.159 orang perempuan dan 38.203 orang laki-laki dan jumlah KK 22.237 Kepala Keluarga.

Untuk lebih jelasnya keadaan jumlah penduduk Kecamatan Ibun dapat dilihat pada table berikut ini :

NO

DESA

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

JUMLAH

KET

1

IBUN

3.816

3.732

7.548

2

LAKSANA

3.596

3.484

7.080

3

MEKARWANGI

3.340

3.369

6.809

4

SUDI

2.647

2.650

5.297

5

TALUN

2.653

2.530

5.183

6

TANGGULUN

1.971

1.873

3.844

7

LAMPEGAN

3.525

3.300

6.596

8

CIBEET

3.164

2.983

6.147

9

KARYALAKSANA

3.396

3.200

6.596

10

PANGGUH

4.463

4.204

8.667

11

DUKUH

3.305

3.471

6.776

12

NEGLASARI

2.327

2.327

4.690

JUMLAH

38.203

37.159

75.462

Dari jumlah penduduk tiap-tiap Desa tersebut terdapat penduduk Warga Negara Asing keturunan sebanyak 1.371 orang yang terdiri dari 725 orang laki-laki dan 636 orang perempuan.

Dilihat dari kelompok usia, penduduk diwilayah Kecamatan Ibun dapat diklasifikasikan sebagaimana table berikut ini :

NO

KELOMPOK USIA

JUMLAH

KETERANGAN

1

0 – 4

3.331

2

5 – 9

4.541

3

10 – 14

3.529

4

15 – 19

1.676

5

20 – 24

1.592

6

25 – 29

1.992

7

30 – 34

10.079

8

35 – 39

9.638

9

40 – 44

9.726

10

45 – 49

9.439

11

50 – 54

8.777

12

55 – 59

6.926

13

60 KEATAS

4.216

JUMLAH

75.462

Data penduduk akhir Desember 2009 laporan Kepala Desa.

1.1.4. Kondisi Ekonomi

Sumber penghidupan bagi penduduk adalah dari sektor pertanian, sektor industri, sektor perdagangan dan jasa. Di sektor industri menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat Ibun, lahan pertanian berkurang sehingga penurunan produksi yang menyebabkan penduduk beralih ke sector industri.

Dari table tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penduduk Kecamatan Ibun pada umumnya mata pencahariannya bergerak dibidang buruh pabrik, namun sector yang lainnya pun terus berkembang seperti industri manufaktur dan jasa lainnya.

1.1.5 Kondisi Sosial Politik

Stabilitas Politik di Kecamatan Ibun sampai dengan akhir tahun 2009 cukup kondusif, hal ini ditandai dengan tidak terjadi komflik baik SARA maupun Politik.

Keadaan sosial masyarakat diwilayah Kecamatan Ibun dapat dilihat dari agama yang dianut, sarana kesehatan, sumber-sumber pembangunan dan sikap serta tingkah laku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Agama mempunyai peranan dalam membentuk watak dan kepribadian, pendidikan keagamaan dilakukan oleh tokoh-tokoh agama, melalui pendidikan formal seperti madrasah maupun pendidikan non formal seperti pondok pesantren.

Dalam bidang pendidikan, guna mendukung program Wajardiknas 9 Tahun diwilayah Kecamatan Ibun telah dilakukan berbagai kegiatan diantaranya sosialisasi program kepada masyarakat baik melalui jalur formal maupun pembinaan informal yang dilakukan kepada masyarakat. Secara umum untuk menunjang keberhasilan program dibidang pendidikan diperlukan sarana pendidikan baik negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Ibun dapat dilihat pada table berikut ini :

NO

BANGUNAN

JUMLAH

1

Jumlah TK

4

Buah

2

Jumlah SD

61

Buah

3

Jumlah SLTP

4

Buah

4

Jumlah Mts. Tsanawiayah

2

Buah

5

Jumlah SLTA/K

2

Buah

6

Jumlah Mts. Aliyah

2

Buah


2 komentar:

Abu Yasin mengatakan...

bagus blognya.. mohon di link kan desa ibun.blogspot.com

Safira Thea Rachmani mengatakan...

bisa minta data jumlah penduduk desa laksana terbaru ga? termasuk luas wilayahnya

Posting Komentar